Sabtu, Maret 31, 2012

Galeri Lama



 




                                                                                                    
                                

Perbedaan Kamera Full-frame dengan Crop-sensor

Beberapa waktu yang lalu ada yang bertanya tentang beda kamera digital full frame dengan kamera digital crop frame (biasa). Maka dari itu mari kita bahas secara mendalam dan mudah-mudahan lengkap.

Kamera full frame berukuran sensor lebih besar dari kamera SLR crop, berapa bedanya? Luas penampang kamera full frame adalah 864 mm2 dibandingkan dengan kamera crop sensor Canon: 329 mm2, Nikon, Sony, Pentax : 370 mm2 dan Olympus: 225 mm2
Canon EOS 5D mark II dan 7D, bentuk fisik hampir sama, tapi isi dan teknologi jauh berbeda

Dampak perbedaan ukuran inilah yang menjadi sumber perbedaan-perbedaan dibawah ini:
1. Kualitas foto

Kamera bersensor berukuran besar lebih baik terutama di ISO tinggi (foto di tempat yang gelap). Untuk ketajaman foto, ini tergantung juga dengan lensa yang dipakai. Kalau lensa yang dipakai jelek, maka kualitas foto di kamera bersensor besar malah bisa lebih buruk.
2. Jangkauan fokal lensa

Bila kita mengunakan lensa yang sama dan kita pasang di kamera full frame dan satunya lagi kamera crop frame, maka ada perbedaan jangkauan fokal lensa. Di kamera full frame, foto akan terlihat lebih lebar, sedangkan di kamera crop frame, lebih sempit. Hal ini dikarenakan kamera crop frame otomatis mengkrop foto yang diambil.

Tiap merek kamera memiliki rasio yang agak berbeda dengan yang lain. Contoh Canon 1.6, Nikon, Pentax dan Sony 1.5, Olympus 2. Artinya bila lensa 100mm di pasang di kamera crop Canon, maka akan keliatan seperti 160mm di kamera full frame.

Efek ini tentunya disukai oleh fotografer olahraga atau satwa liar, karena dengan lensa 300mm misalnya, dengan mengunakan kamera crop, jangkauannya seperti 480mm.
3. Tidak semua lensa cocok dipasang buat kamera full frame

Ini yang penting bagi yang mempertimbangkan untuk membeli kamera full frame. Gak semua lensa kompatibel, ini dikarenakan banyak produsen lensa membuat lensa yang berukuran lebih kecil dan di optimalkan untuk kamera crop. Sebaliknya, semua lensa yang bisa dipakai di kamera full frame, bisa dipakai di kamera crop frame.

Contoh lensa yang tidak kompatibel antara lain Canon EF-S, Nikon DX, Tamron Dii, Sigma DC
4. Depth of field atau kedalaman fokus

Karena ukuran sensor lebih besar, makin tipis kedalaman fokus dibandingkan dengan kamera crop. Contoh, lensa dengan bukaan f/1.4 bila digunakan di full frame seperti lensa f/1 (Di dapat dari 1.4 dibagi crop faktor kamera misalnya 1.5 untuk kamera Nikon) bila dipakai di kamera crop sensor.  [ Baca juga Memahami Bukaan ]
5. Lebih rentan blur*

Saya pernah baca artikel yang mengatakan bahwa kamera bersensor besar sedikit lebih rentan blur bila kamera goyang. Ini mungkin ada benarnya. Akibatnya, kita perlu menaikkan shutter speed lebih tinggi untuk mengkompensasikannya. [ Baca juga Supaya foto tidak blur ]
6. Harga

Karena untuk membuat sensor berukuran besar mahal, dan tidak diproduksi se-massal sensor crop, maka kamera full frame juga lebih mahal banyak daripada kamera crop. Kamera baru setidaknya berharga 20-30 juta. Ada juga yang mencapai 70 juta, sedangkan kamera crop baru bisa dibeli dengan harga mulai dari sekitar 4 – 5 jutaan.

Demikian perbedaan-perbedaan utama kamera full frame dan non-full frame. Tentunya kita bisa menemukan perbedaan-perbedaan lain seperti perbedaan fitur dan teknologi yang dipakai. Kadang teknologi yang dipakai di kamera crop frame lebih canggih daripada kamera full frame, contohnya Canon 7D dan Canon 5D mark II. Untuk menentukan kamera yang paling cocok untuk Anda, tentunya harus memahami perbedaan tersebut sehingga tidak membuang duit sia-sia.

Contoh kamera full frame: Canon 5D mark II, Nikon D700, Nikon D3, Sony A900. Contoh kamera crop sensor: Canon 350D – 550D, Canon 40D, 50D, 7D, Nikon D3000, D5000, D90, Pentax kx, k20d, Olympus E-3, E-620, Sony A200 – A700 dan lain lain.

*belum ada riset yang pasti.

By Enche on April 20, 2010

Sumber tulisan dan foto:
http://www.infofotografi.com/blog/2010/04/perbedaan-kamera-full-frame-dengan-crop-sensor/

(Foto: Canon EOS 5D mark II dan 7D, bentuk fisik hampir sama, tapi isi dan teknologi jauh berbeda)

Jumat, Maret 30, 2012

Riquelme: Messi Genius dan Iniesta Unik

BUENOS AIRES, KOMPAS.com- Mantan pemain Barcelona, Juan Roman Riquelme, menyebut Lionel Messi adalah pemain yang genius. Sedangkan, soal Andres Iniesta, dia menyebutnya sebagai pemain unik.

Riquelme makin melihat kegeniusan Messi ketika mampu mencetak hat-trick bagi Argentina pada laga persahabatan melawan Swiss. "Dia (Messi) seorang pemain genius dan berbeda dari setiap (pemain terbaik). Ia adalah pecetak gol dan dia lebih cepat dengan bol dibandingkan tanpa bola. Itu merupakan hal yang paling sulit," ujar Riquelme seperti dilansir Goal.com.

Riquelme sangat terkesan oleh permainan yang ditunjukkan Messi. Menurutnya, bintang Barcelona itu bisa mencetak gol dari sudut mana pun seperti yang dia lakukan pada saat melawan Swiss kemarin.

Menurut Riquelme, di Barcelona ada pesaing berat Messi yang tak kalah hebatnya, yaitu Andres Iniesta. Menurutnya, Iniesta adalah pemain unik dan mampu memengaruhi permainaj dengan baik. Menurutnya, tak ada seorang pun seperti dia.

"Jika kita harus bicara tentang pemain lain, yang terbaik bagi saya adalah Iniesta. Tak seorang pun seperti dia. Dia adalah pemain yang unik. Dia mampu bermain di segala posisi dan dapat menciptakan serangan berbahaya," tandasnya.

Sumber tulisan:
http://bola.kompas.com/read/2012/03/07/00034498/Riquelme.Messi.Genius.dan.Iniesta.Unik

Sumber foto:
http://www.graphicshunt.com/football-soccer/images/juan_roman_riquelme-521.htm


Messi Tak Pernah Mimpi Jadi "Top Scorer"


BARCELONA, KOMPAS.com — Bintang Barcelona, Lionel Messi, akhirnya angkat bicara mengenai rekor terbarunya. Messi mengaku tak pernah bermimpi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah "El Barca".
"Aku tidak pernah bermimpi bahwa pada suatu hari aku bisa menjadi pencetak gol terbanyak di Barcelona. Aku tidak tahu jika itu gol terbaikku," ujar Messi kepada Ole.

Rekor tersebut dipecahkan Messi ketika tampil melawan Granada, Rabu (21/3/2012). Dalam pertandingan tersebut, Messi mencetak tiga gol yang membuat Barca meraih kemenangan dengan skor 5-3. Dengan hat-trick tersebut, Messi telah mengemas 234 gol, sekaligus melampaui rekor yang pernah dicetak oleh pemain legendaris Barcelona, Cesar Rodriguez, yang mengoleksi 232 gol selama bergabung dengan "Blaugrana".

Segala torehan rekor yang dia buat bersama Barca, katanya, sebagai balasan atas jasa besar yang diberikan klub itu. Seperti yang diketahui, ketika masih kecil Messi menderita kekurangan hormon pertumbuhan. Di saat banyak tim menolak, Barcelona dengan ikhlas merekrutnya dan membiayai perawatannya.
"Aku selalu ingin membayar apa yang telah dilakukan Barcelona kepadaku. Itu membuatku sangat bahagia menjadi bagian dari sejarah klub ini. Aku tidak bisa melakukan apa pun tanpa dukungan dari rekan-rekanku. Aku senang melihat orang senang kepada diriku," beber Messi. (OLE)

Sumber tulisan:
http://bola.kompas.com/read/2012/03/23/01182510/Messi.Tak.Pernah.Mimpi.Jadi.Top.Scorer

Sumber foto:
Daylife/Reuters
(Pemain Barcelona, Lionel Messi (tengah) merayakan gol pertamanya dengan rekan setimnya, Xavi Hernandez (kiri) dan Alexis Sanchez saat melawan Granada dalam laga La Liga di stadion Camp Nou di Barcelona, Selasa (20/3/2012). Messi menyamai rekor perolehan 232 gol pemain Barcelona selama 60 tahun dengan golnya itu)

Apes

Kalo ada "Top Ten" hari yang menjengkelkan, mungkin hari ini masuk sepuluh besar. Pukul dua lewat empat puluh tiga menit (02:43) Jum'at dini hari, 30 Maret 2012, tepatnya. Hasil "save-an" tulisan-tulisan yang selama bertahun-tahun saya kumpulkan dari berbagai sumber di internet harus "terdelete" gara-gara virus Trojan. Ini bukan kali pertama saya bermasalah dengan makhluk yang satu ini. Tahun 2010 juga sempat hampir menghabiskan seluruh isi hardisk eksternal saya. Aishhh...

Dan entah kenapa, ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah Blog lama kembali saya aktifkan. Mungkin Tuhan -hanya- ingin mempertegas keputusan saya ini; mengaktifkan Blog. Kebiasaan mengunduh  bacaan-bacaan dari internet memang lebih banyak saya nikmati sendiri secara "off-line". Lain dengan tulisan-tulisan yang secara "on-line" dishare di blog. Tidak hanya dinikmati sendiri, tapi juga bisa berbagi dengan orang lain.

Rezki (baca: Ilmu) memang lebih terasa ketika dinikmati bersama. Inilah salah satu substansi dalil "Balliguu annii walau ayat!".